Patient Gathering Turner Syndrome 2026

Kegiatan

26 April 2026

Yayasan Kesehatan Anak Global menyelenggarakan kegiatan Patient Gathering Turner Syndrome: Mengenali Lebih Dini, Merawat Lebih Baik pada Minggu, 26 April 2026 di RSPI Pondok Indah, yang dihadiri oleh pasien, orang tua, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman serta dukungan terhadap Sindrom Turner.

Sambutan disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Kesehatan Anak Global, Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A, Subsp.Endo(K), FAAP, FRCPI (Hon.), FIAP (Hon.) serta Koordinator Medis RSPI Pondok Indah, dr. Ahmad Safar, MARS.

Acara inti terdiri dari dua sesi edukasi yang komprehensif dan aplikatif yang bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai Sindrom Turner dari berbagai aspek klinis dan manajemen jangka panjang.

Sesi pertama bertajuk “Sindrom Turner: Apa Saja yang Perlu Diketahui?” disampaikan oleh dr. Ghaisani Fadiana, Sp.A, Subsp. Endo(K), yang membahas dasar-dasar Sindrom Turner, mulai dari etiologi, manifestasi klinis, hingga pentingnya diagnosis dini dan pemantauan jangka panjang. Dalam sesi ini juga ditekankan bahwa intervensi yang tepat dan berkelanjutan dapat membantu anak dengan Sindrom Turner mencapai potensi tumbuh kembang yang optimal.

Sesi kedua berjudul “Memahami Pubertas dan Kesehatan Reproduksi Sindrom Turner” disampaikan oleh Dr. dr. Kanadi Sumapradja, Sp.OG, Subsp. F.E.R., M.Sc, yang mengulas secara komprehensif mengenai perkembangan pubertas pada pasien Sindrom Turner, termasuk indikasi dan waktu pemberian terapi hormon estrogen. Materi juga mencakup berbagai tantangan yang mungkin dihadapi serta pentingnya pendekatan individual dalam perencanaan terapi.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, dipandu oleh dr. Basra Amru selaku moderator. Pasien maupun orang tua yang mengikuti kegiatan aktif mengajukan pertanyaan terkait materi edukasi sehingga membantu memperjelas pemahaman mengenai Sindrom Turner dan penatalaksanaannya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai Sindrom Turner dan langkah-langkah penanganannya, sehingga dapat mendukung kualitas perawatan yang lebih maksimal.

Bagikan ke jejaring sosial